Archive for January, 2009

27
Jan
09

Curhatan : Lab Based Education ???

insyaallah, dan mudah2an,… apa yang sudah aku lakukan dan akan lakukan dah berawal dari niatan yang baek dan menjalankan dengan sebaik-baiknya…

curhat ni pak,…

Lab Based Education,…

entah cara itu bisa dilakukan di level politeknik apa tidak,… tapi yang pasti saya sendiri dulu waktu kuliah kok dikasih jalan seperti itu…

waktu kuliah, alasan awalnya sih dari pada bengong dirumah akhirnya saya main di lab… tapi ternyata dengan saya di lab, saya jadi bisa banyak belajar. ntah dari kakak kelas2 yang saya rasa “sakti-sakti”… atau internet. Maklum tahun 1999 internet linux dll masih barang aneh. Saya tinggal dilab, pulang cuma kalo ganti baju doang… kemudian saya dikasih kesempatan juga ngurus ITS-NET dari FO, LAN, WIFI, router dsb… jadinya saya bisa implementasi langsung

lulus alhamdullillah masuk PENS

kemudian tahun 2003-2004 saya ke tohoku Jepang,… saya mengalami model pembelajaran yang sama. walaupun ilmu yang terpelajari beda (image processing, dsp, matematika…sebangsanya)

balik ke PENS, saya dikasih mandat jadi kalab jaringan komputer sekalian ngurus networknya (lab + ruang NOC jadi satu).

Dilab tsb, saya ngumpulin anak2 mhs, dan “memaksakan” cara2 yang saya dapatkan ke mereka. alhamdulillah anak2 yg lulus bisa dapat kerja lebih dulu, dan pengalamannya di lab bisa langsung dipake di tempat kerja… jadi untuk ngurus lab saya dibantu ama anak2 ini dan ga pake asisten / teknisi…(entah apapun alasannya :p) . anak2 juga bantu ngurus jaringan PENS. Lab saya buka 24 jam khusus buat anak2 ini aja karena mereka juga bimbingan tugas akhir saya. dan saya kebanyakan masih “tidur” di lab bareng anak2 itu tadi…

saya bisa buka lab 24 jam, karena pak titon bilang selama ada yg tanggun jawab ok ok aja

sementara…

anak2 lainnya yg bukan bimbingan saya,… jadinya ngiri karena mereka ga punya lab… karena di pens jam 4 dosen pulang, lab tutup. mereka tanya “kenapa lab jarkom bisa buka 24 jam dan lab lainnya kok ga bisa ???”

saya sih insyaallah bisa paham kenapa kok lab lainnya ga bisa buka, alasannya “mungkin” :
- para dosen punya keluarga sendiri yang harus diperhatikan
- rumah dosen lainnya jauh2, dan kebanyakan di sidoarjo

alasan yang lainnya ga usah saya tulis, soalnya banyak su udon nya ntar …

nah lab based education yang saya pake, harusnya bisa mengakselerasikan kemampuan anak2 pak,…

dari pada model kuliah yg dari pagi sampe sorenya anak2 poltek kebanyakan… anak2 jadi bisa lebih terbuka model pemikirannya dibanding anak2 yang ga punya lab… ikut membantu jaringan real juga membuat anak2 jadi tahu permasalahan dan cara mengatasinya… melatih kerjasama juga …

tapi akhirnya setelah 3 tahun akhirnya lab ini harus tutup, karena terlalu banyak yang iri <— itu yang dikasih tau ke saya,… “wes arek2 ben sinau nang omah ae yo iso kok”

buat lab di rumah ????

kok mustahil banget, iya kalo orang tua mereka kaya-kaya,… internet cepat 24 jam,… peralatan seperti router cisco dll,… komputer yang jumlahnya banyak,… buat tempat ngumpul anak2 ????

ga bisa la itu semua di rumah…

saya bisa belajar sesuatu yg advanced juga dari kampus, walaupun bukan dapet di tatap muka kuliah

tahun ke 4,… hasilnya beda,… tidak ter se akselerasi anak2 yang ikut lab 3 tahun tersebut… untung mereka kompak

tahun ke 5 terus saya ke jepang lagi ini…

nah uneg2 sya,…

- apa model yg saya pake itu sebenernya hanya boleh di pakai di S1 aja, di poltek ga boleh ???
- apa poltek ga boleh research based ??? jadi cuma jadi “tukang” praktisnya aja
- saya pinginnya bisa ngasih buat mereka yg advanced,… kalo cuma tatap muka udah saya coba ya jadinya mereka cuma hanya sekedar “kenal”

tapi seperti bapak bilang,… anak2 juga bisa belajar kok kalo ntar di dunia kerja,… tapi ada tapinya lagi pak,… ada 2 mhs kerja ditempat yg sama, 1 mantan bimbingan saya dan ikut di lab tadi 1 nya tidak. akhirnya yg tidak itu bilang ke saya,… pak mbok ya dibuat “goodle-goodle” lagi biar kerjanya ga keteteran seperti saya,…

terus saya tanya lagi ke mereka,…
http://dhoto.wordpress.com/2008/11/18/goodle-oh-goodle/

terus ada lagi,… pak

sebenernya mungkin emang bukan teknologi “advanced” yang harusnya dipegang oleh anak2 tapi mungkin lebih :
- pola pikir, cara berpikir supaya bisa belajar sesuatu yang baru dan belajar terus
- kemandirian
- keberanian presentasi
- kerjasama
- tidak ketergantungan
- tau sesuatu yang salahnya jangan cuma yang benar saja

itu yang dari email anak2…

tapi kalo bisa yg advanced yang jadi point tersendiri buat mereka…

nah saya emang ga pernah tau,… apa yang telah “Sukardjono” lakukan sehingga ama mantan mahasiswanya aja masih dikenang, cara2nya belajar masih dipake, dan dicontoh,…

dan yang saya rasakan,… beda ama dosen-dosen lainnya … perasaan ga ada yg mendapatkan apresisasi seperti bapak saya pak…

ya maaf aja,… adanya tu “aku ikut kuliah pak X sampe 9x je,… ama pak Y di pisuhi tok je,… ” dsb

nah saya juga pinginnya menuju ke arah yg dilakukan “Sukardjono” pak..

ya gitu pak,…

mohon dinasehati kalo ada yg salah ya pak, ….

makasih sebelumnya

20
Jan
09

Kalau Kamu Besar Nanti (Surat buat Nara Putriku)

Catatan dari seorang teman di Facebook :)
Kalau Kamu Besar nanti (Surat buat Nara Putriku)

Nara putriku,
Siapa tau papa mati cepet, mudah mudahan facebook ini masih ada sampai kamu dewasa.

Kalau kamu besar nanti,
Banyak membaca ya, tapi jangan lupa menulis juga.
Semakin banyak kamu membaca, semakin banyak pengetahuan yang masuk dan berguna
Dan dengan menuliskannya, orang akan tau siapa kamu
Maka keberadaan kamu akan terasa dan diperlukan

Kalau kamu besar nanti,
Banyak mendengar ya, tapi juga jangan lupa berbicara
Banyak mendengar membuat kamu bisa mengerti masalah. Masalah apapun itu.
Percaya nggak, bahwa dalam menghadapi masalah, jarang ada orang yang mampu ‘benar benar mengerti apa masalahnya’.
Sebabnya adalah karena mereka lebih suka bicara daripada mendengar.
Padahal dengan mengerti masalah, artinya kita sudah menyelesaikan masalah itu setengahnya.
Tapi juga jangan lupa untuk berbicara. Karena disitu kamu bisa dimengerti dan dikenal oleh orang lain

Kalau kamu besar nanti,
Kamu gak boleh berhenti belajar sampai kapanpun. Tapi juga jangan lupa berteman dan bergaul
Mencari ilmu itu tidak akan pernah selesai. Jangan pernah mikir bahwa belajar itu hanya di sekolah. Itu Salah banget!.
Belajar dimanapun, dari siapapun, termasuk pengemis dan tukang becak. Selalu ada yang bisa pelajaran yang bisa diambil. Itu pasti!
Tapi juga jangan lupa bergaul. kamu boleh dugem atau senang senang kemanapun, selama kamu bisa jaga diri.
Karena banyak kok dalam hidup kamu kelak, kamu akan bergantung kepada teman teman kamu juga. Some of them will stay for you, selama kamu juga setia sama mereka sebagai teman.

Kalau kamu besar nanti
Jangan cepat percaya laki laki ya, tapi juga jangan cepat menuduh
Emang dasarnya laki laki itu katanya brengsek dan penipu, tapi sekali mengerti apa yg mereka mau, maka kehidupan dia ada di dalam genggaman kamu.
Jangan memberikan hati kamu. Tapi raihlah hatinya. Genggam.
Genggamnya jangan terlalu longgar, nanti lepas lagi. Tapi juga jangan terlalu keras karena nanti hatinya akan mati.

Kalau kamu besar nanti,
Kamu harus punya semangat dan ambisi. Tapi juga harus bisa menerima kekalahan.
Semangat dan ambisi bikin kamu punya tujuan hidup yang jelas. Selalu harus punya rencana, tahu target dalam hidup dan bekerja mewujudkan rencana itu.
Tapi juga belajar untuk bisa menerima kekalahan. Karena kadang hal itu justru yang lebih bikin kita merasa jadi manusia.

Kalau kamu besar nanti,
Kamu harus punya harga diri , integritas dan sikap. Tapi jangan jadi menyendiri
Harga diri lah yang akan membuat kamu bisa menghargai diri sendiri
Integritas lah yang akan membuat kamu bisa dihargai orang lain
dan kalau kamu punya sikap, maka kamu tidak mudah terbawa oleh orang lain.
Tapi bukan berarti kamu harus menyendiri, karena kamu akan jadi orang yang kesepian

Kalau kamu besar nanti,
Banyak-banyak mikir pakai logika ya. Tapi juga jangan lupakan kalau kamu bisa mikir pakai perasaan.
Logika tidak menipu dan membuat semua hal menjadi logis. Logika jujur apa adanya dan membuat kamu bisa memandang masalah dengan jelas. Logika itu berpikir dengan otak kiri, yang membuat kamu bisa mengerti dan menjaga diri.
Tapi juga jangan lupa, walau logika membuat semuanya menjadi benar, tapi perasaanlah yang membuat sesuatu menjadi indah.

Nara putriku
Maafin papa ya. But I promise I will always do anything to make you happy. Always.




 

January 2009
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Y! Status : isengah

Blog Stats

  • 34,485 hits

Dual Screen Wallpaper

linux_vs_windows_by_WorteLZijNiSFijN

Guitar_Dualscreen_Wallpaper_by_lollylan

Girl_And_Guitar___Dual_Screen_by_mattyjstone

Piano_and_Guitar_by_rclop472

Misc_Macro_12_by_tienod

More Photos